Skip to main content

MEMBELI MOBIL DI AUCKLAND

Bagi yang Anda yang akan membeli mobil di Auckland, penting untuk mengetahui WOF. Kebetulan, saya pernah memperpanjang WOF. Apa itu WOF? Sederhana saja sebenarnya, ini adalah uji layak jalan atau tidaknya mobil kita. Untuk mobil yang dikeluarkan di bawah tahun 2000, uji kelayakan dilakukan setiap 6 bulan. Mobil keluaran tahun 2000 dan setelahnya cukup 1 tahun sekali.



Dari bincang-bincang, saya baru tahu bahwa memang kalau ada kendaraan yang sudah "merepotkan", di New Zealand ini paling gampang menjualnya ke mahasiswa di sini. Soalnya, mahasiswa jarang menggunakannya untuk jarak jauh dan lama penggunaannya pun antara satu - dua tahun, selama mereka studi di sini.

Agar Anda tidak memperoleh mobil yang merepotkan nantinya, perlu diperhatikan betul kapan WOF berakhir. Jangan sampai ketika Anda membeli, Anda harus uji kelayakan lagi. Untuk WOF ini, Anda harus mengeluarkan biaya lagi untuk perbaikan kalau ada yang tidak layak.

Selain itu, ketika membeli, Anda harus perhatikan kapan REGO berakhir. Jangan sampai, baru membeli, Anda harus membayar REGO kembali, yang per 6 bulannya sekitar $140 (walaupun Anda sebenarnya bisa membayar per tiga bulan atau 12 bulan). Apa itu REGO? Mudahnya, semacam perpanjangan STNK di sini. Tidak repot mengurusnya. Cukup di kantor pos, asalkan Anda mempunyai uang yang cukup.



Namun, jangan terlalu yakin, ketika WOF masa kadaluarsanya masih panjang kemudian lantas semua masalah mobil tidak ada. Soalnya, ternyata yang diteliti ketika uji kelayakan untuk memperoleh WOF itu hanyalah aspek perlampuan, wiper, klakson, dan rem. Artinya, jika WOF lulus, kemungkinan sistem kelistrikan mobil itu normal. Tidak ada kemungkinan korslet seperti mobil-mobil tua di Indonesia.

Hanya saja, untuk rem Anda harus perhatikan betul. Sebab, uji kelayakan rem hanya melihat seberapa pakem rem mobil dan ketebalan kanpas. Ia tidak mengecek ketebalan cakram mobil. Jadi, kalau Anda membeli mobil di sini, Anda harus membuka bannya atau masukan jari-jari ke sela yang ada jika memungkinkan, dan kemudian cek ketebalan cakram mobil. Mengganti cakram mobil di sini bisa sekitar $150 - $300 (kadang malah tanggung, harus sekalian dengan mengganti kanpasnya agar tidak dua kali terkena biaya tenaga kerja).

Kemudian -- nach ini yang tidak dijamin di WOF – Anda harus periksa kebocoran mesin. Cek apakah ada oli yang merembes. Juga radiator mobil. Apakah ada karat? Kalau ada karat di radiator, itu sudah menjadi indikator radiator bocor. Menggantinya sekitar $250. Di sini tidak ada tukang solder radiator. Cek juga apakah aki masih memberikan indikator hijau. Di sini umumnya mobil menggunakan aki kering. Jadi, kalau aki tekor, panaskan mesin mobil seperempat menit, aki akan langsung mengisi (sepanjang sistem pengisian mobil Anda normal). Kita tidak perlu mengganti air aki terlebih dulu karena sudah basi airnya, seperti di Indonesia.

Yang penting kemudian, ini yang susah, cek suara mesin, ketika membeli mobil di sini. Bagaimana mengetesnya? Yang ahli pun sebenarnya susah menjaminnya. Standar sederhana, Anda sentak gas tiba-tiba, dengarkan suaranya stabil, empuk, atau tidak. Kalau ada suara nyaring atau tidak stabil, itu indikator mesin sudah mengalami gangguan. Kalau sekedar suara mobil pincang, bagi saya tidak penting. Bisa segera menanganinya dengan mengganti businya, walaupun agak mahal di sini. Kalau tidak salah sekitar $25 - $50 untuk 4 busi.

Pertanyaan yang sering muncul, enaknya di sini membeil mobil manual atau matic? Yach, ini tergantung orangnya. Memang, wanita umumnya lebih aman menggunakan matic di sini, karena banyaknya turunan dan tanjakan. Risikonya, mobil matic tidak bisa didorong kalau mogok. Harus memanggil teknisi. Jadi, Anda harus rajin melihat sistem pengapian mobil matic apakah normal atau tidak. Jangan sampai mati mesin di jalan.

Yang penting lagi, kalau Anda suka mobil matic, perhatikan betul sistem transmisinya masih normal atau tidak sebelum memberli. Cek dengan menjalankannya naik-turun di jalanan, apakah transmisinya berpindah dengan baik. Kemudian, ini kata teman saya, cium bau minyak transmisi. 

Kalau ada bau terbakar, itu alamat transmisinya rusak. Di sini banyak mobil matic yang dijual murah, sekitar $2000 - $3000, tetapi Anda harus memperbaiki sistem transimisi yang sekitar $4000.
Kalau mobil yang dipilih menggunakan timing belt, lihat catatan timing belt di mobil, perhatikan km berapa lagi mesti diganti . Kalau sudah dekat, siap-siap Anda harus menggantinya. Kalau tidak salah sekitar $200 harganya.

Ada nasihat teman yang saya belum yakin benar dan ada konsekuensi terhadap harga mobil. Kalau cari mobil di sini, jangan yang km-nya lebih dari 200.000. Pasti ada saja masalahnya. Saya tidak yakin apakah kita bisa mudah mendapatkan mobil di bawah km 200.000. Kalau kita melihat group di facebook "car under $2000", umumnya ya mobil yang dijual di atas km 200.000.

Satu lagi, perhatikan asesori. Handle buka pintu harus diteliti apakah ada kemacetan atau tidak. Putaran wiper stabil atau tidak (untuk memastikan jangan sampai Anda harus mengganti dinamo wiper atau sekitarnya). Lebih enaknya, lihat apakah di sekitaran komponen pemutar wiper apakah ada yang patah atau tidak (ini susah memperbaikinya karena harus membuka dashboard).

Och, yach, bagi yang tinggal di city, siapkan anggaran sama dengan sewa kamar seminggu di city untuk mobil Anda, yang tidak masalah bagi mereka yang tinggal di pinggiran (walapun Anda bisa tangani dengan memarkir di lokasi tertentu, yang kawan saya dari Pakistan bilang, lokasinya ada di city).

Untuk SIM, saya masih menggunakan SIM Indonesia yang sudah diterjemahkan di Indonesia. Namun, sebaiknya sebelum Anda menyetir sendiri di sini, tandem dulu dengan yang sudah berpengalaman satu dua kali. Saya sendiri, kalau menjelajahi lokasi baru, tetap saja hampir bersenggolan dengan mobil lain. 




Dan respon supir di sini, kalau kita salah menyetir, mereka tidak segan-segan mengklakson dengan keras atau bahkan ditabrakkan langsung jika itu jalur mereka. Mereka selalu punya asuransi, soalnya. Sumpah serapah dari mereka pun, kalau Anda salah jalan, tidak aneh. Cuma, mereka umumnya tidak mau mengajak berduel di jalan, seperti di negara kita.

Untuk menservis mobil, ternyata orang di sini sangat mandiri. Jangan bayangkan seperti di Indonesia. Mereka mengganti oli sendiri di sini. Saya juga sudah melakukannya langsung, dibantu seorang teman di sini. Bahkan, mengganti kanpas rem pun saya dengan teman menggantinya langsung di rumahnya. Membeli spare part di sini pun sangat mudah.

Selamat membeli mobil!

Comments

Popular posts from this blog

AKIBAT BEDA NAMA DI VISA DENGAN DI PASPOR

Ada pengalaman menarik di sini, yaitu ketika ada salah satu mahasiswa Indonesia tertahan lama di bandara Auckland hanya karena nama yang berbeda. Rupanya, yang bersangkutan telah mengubah namanya dari dua kata menjadi tiga kata di paspornya. Bagi yang pernah naik haji atau akan ke Saudi Arabia, pasti tahu adanya persyaratan khusus ini, di mana setiap orang harus mempunyai tiga kata pada namanya. Karena itu, biasanya kita mengubah nama di paspor menjadi tiga kata, walaupun awalnya di akte hanya ada satu atau dua kata terkait nama kita. Masalahnya, ketika Anda mendaftar visa ke New Zealand, nama mana yang akan digunakan? Nama yang tiga kata itu atau nama sebelumnya? Nach, ini yang terjadi. Karena mahasiswa tadi menggunakan dua kata pada nama di visanya yang berbeda di paspornya, akhirnya proses pemeriksaan di bandaran Auckland menjadi lama bagi dirinya (menurut info dari salah satu anggota rombongan). Ini akibatnya tidak hanya merepotkan dirinya, tetapi juga rombongannya. Akhirnya, rombo...

TINGGAL DI PINGGIRAN AUCKLAND

Umumnya, mahasiswa di Auckland disarankan tinggal di city. Pertimbangan utama adalah agar tidak mengeluarkan biaya transportasi lagi ketika ke kampus. Cukup jalan kaki. Sebelum saya tiba di Auckland, saya sudah merancang tinggal di pinggiran Auckland karena saya tidak terlalu nyaman tinggal di city. Dari kecil saya dibesarkan di city, kota Jakarta. Sebelum tinggal di Auckland, saya tinggal di pinggiran Jakarta, daerah Bintaro. Biasanya saya naik kereta atau kendaraan dinas jika menuju ke kantor. Kalau naik kendaraan dinas, saya tidak nyaman menyetir sendiri, biasanya disupiri oleh supir kantor. Saya sudah lama menikmati kehidupan di pinggiran. Akhir pekan bisa bersepeda ria dan banyak aktivitas lainnya. Nach, ketika akan ke Auckland, beberapa mahasiswa yang sudah lebih dahulu tinggal di Auckland sempat saya minta tolong untuk mencarikan tempat tinggal yang murah di arah selatan Auckland, seperti Mount Roskill, Mount Wellington, bahkan Manukau. Ternyata, mereka tidak ada yang berani mer...

PASPOR BIRU ATAU HIJAU?

Pertanyaan ini selalu muncul dari pegawai negeri yang akan kuliah di luar negeri. Ada tiga alasan kenapa Anda menggunakan paspor biru di masa lalu. Pertama, karena adanya fasilitas khusus. Kedua, karena untuk syarat pencairan dana, kalau sumber pengeluaran anggarannya dari pos APBN/D. Ketiga, untuk keperluan penyesuaian ijazah di Kemdikbud ketika pulang nanti. Namun, tidak semua hal itu sekarang ini relevan. Alasan pertama hanya berlaku kalau Anda pergi ke negara Asean. Ketika tiba di sana biasanya ada jalur khusus untuk paspor dinas/biru yang hampir disamakan dengan paspor diplomatik/merah tua ketika melalui jalur pemeriksaan di imigrasi mereka. Kenapa? Agak rumit menjelaskannya. Yang jelas ini untuk mempercepat karena tidak semua paspor dinas ter-release datanya ke komunitas imigrasi internasional untuk kepentingan tertentu. Kalau alasan pertama masih dikaitkan dengan kemudahan layanan ketika di pos pengecekan imigrasi Indonesia (keberangkatan/kepulangan), itu pun saat ini sudah tida...

POPULERNYA UBI JALAR (KUMARA) DI NEW ZEALAND

Di sini, ubi jalar dikenal dengan nama Kumara. Beberapa bulan di sini, saya sering bertanya-tanya, kenapa supermarket memberikan space yang lumayan luas untuk menjaja ubi jalar? Yang bisa menandingi penyediaan space yang luas ini, kalau saya lihat, hanyalah kentang. Kalau kentang diberikan space yang luas, tentu wajar saja karena budaya western sering memakan kentang. Di negera kita, ubi jalar sering dianggap sebagai makanan kelas bawah, di masa lalu. Syukurnya, belakangan ini kantor-kantor pemerintah sudah mulai membiasakan diri menyediakan ubi jalar untuk hidangan coffee break karena aman untuk mencegah kolesterol buruk. Tapi, kenapa di New Zealand ubi jalar juga populer? Rupanya, saya baru tahu dari teman istri yang sama-sama bekerja di rumah sakit. Ia kebetulan berasal dari Cina. Katanya, ubi jalar baik untuk mengobati masuk angin. Karenanya, banyak pelanggannya di sini. Ini akhirnya menjawab pertanyaan saya. Soalnya, di sini kita sering diterpa angin dan akhirnya sering masuk...

BAGAIMANA KALAU MELAHIRKAN DI NEW ZEALAND?

Saya pernah mendapat pertanyaan, apakah seorang istri yang kebetulan mahasiswi Dikti atau beasiswa lain yang non-NZAS ketika melahirkan di sini bisa mendapatkan fasilitas gratis di rumah sakit, seperti umumnya warga negara di sini? Setelah saya cek, ternyata bisa, asalkan pasangannya/suaminya mempunyai working visa minimal 2 tahun. Soalnya, fasilitas untuk si suami ini sama dengan mahasiswa NZAS, yang fasilitas ini berlaku juga untuk pasangan dan keluarganya. Definisi pasangan ( partner ) di sini pun sangat luas, di mana bisa berarti pasangannya itu secara biologis berkelamin pria atau wanita. Karena itu, jika dibalik logikanya, mahasiswa pria yang membawa istri, sebaiknya terlebih dahulu mengurus working visa minimal 2 tahun untuk istrinya agar ia (mahasiswa) dan anak-anaknya mempunyai hak sama ke fasilitas layanan kesehatan publik yang ada si sini. Ini juga akan membantu, di mana jika tidak penting sekali, ia tidak perlu mengurus insurance lagi untuk keluarganya kalau sudah...