Skip to main content

Posts

"NEW ZEALAND WAITANGI DAY" DAN REFORMASI SEKTOR PUBLIK DI INDONESIA

Tanggal 6 Februari adalah Hari Waitangi (Waitangi Day), di mana perjanjian antara Kerajaan Inggris dan kerajaan-kerajaan atau suku-suku di Aotearoa (New Zealand) ditandatangani sekitar 174 tahun yang lalu (6 Februari 1840) di sebuah daerah yang disebut Waitangi. Bisa dibilang, inilah hari jadinya Undang-Undang Dasar (UUD), sebuah konstitusi bernegara, yang hanya tiga paragraf, disahkan di New Zealand. Anda bisa bayangkan, sebuah negara yang dikenal begitu majunya, ternyata hanya dibentuk dengan sebuah kontrak antara Kerajaan Inggris dengan sekitar 540 kepala suku di New Zealand. Kontrak ini bukannya tidak meninggalkan masalah, justru pada hari inilah terjadi perdebatan kembali tentang isi kontrak tersebut. Karena itu, pada hari inilah, orang-orang asli (Maori) memperdebatkan kembali hak-hak mereka yang mesti ditunaikan oleh para pendatang kulit putih (Pakeha) dan juga sebaliknya.  Masing-masing pihak masih mempertanyakannya. Untuk menuntaskan ini, bahkan sampai dibuat peradil...

MENAIKKAN ANGGARAN KEPOLISIAN: APAKAH SOLUSI?

Sumber foto: http://www.nzherald.co.nz/ Kepolisian akhirnya buka-bukaan dengan keyataan pahit selama ini, yaitu soal bagaimana aparat kepolisian mengelola operasinya dan memperoleh dana. Karena dana yang terbatas, kepolisian telah menyatakan secara jujur dan terbuka bagaimana cara-cara lama digunakan untuk menangani kasus. Hal ini jarang sekali diperbincangkan secara terbuka. Bagi aparat kepolisian, sangat lazim dikenal istilah sumber dana dari si parman atau superman, yang panjangnya adalah dana dari "partisipasi teman" atau "sumbangan pertemanan". Dana ini biasanya digunakan untuk menyelesaikan suatu kasus. Misalnya, mencari pencuri atau pembunuh. Aparat kepolisian membutuhkan biaya transportasi dan akomodasi untuk ini. Para komandan sering menganggap bahwa itu urusan masing-masing aparatnya untuk mencari dana tersebut. Karena itu, aparat kepolisian sering mencari dana dari pengusaha, atau bahkan ke pengusaha yang memiliki usaha ilegal, seperti bisnis pr...

PhD MORNING TEA

It’s another morning tea with the other PhD students at AUT Business School. This is the final morning tea of the year. See you all next year!

VIDEO WISATA KE SELANDIA BARU TAHUN 1940

 Baru-baru ini muncul video tentang wisatawan yang berkunjung ke Selandia Baru tahun 1940. Bisa dibayangkan, itu adalah 74 tahun lalu. Hebatnya, hasil video itu masih bisa dilihat dengan baik dan dapat diakses di Youtube. Video perjalanan wisata dari Auckland ke arah selatan itu dibagi dua. Yang pertama dari Auckland ke Wairoa. Satu lagi, perjalanan wisata dari Wairoa ke Wellington. Kalau melihat apa yang ditampilkan di video itu, suasana alam di Selandia Baru ternyata tidak berbeda dengan dulu 74 tahun lalu. Itulah hebatnya negara ini bisa menjaga keberlangsungan alamnya. Hanya saja, yang menarik bukan tentang suasana alamnya. Yang menjadi berita di sini adalah siapa orang-orang yang ada di video itu. Siapa tahu ada yang Anda kenal. 

KABINET KERJA ATAU KABINET BERINTEGRITAS?

Ketika mengumumkan anggota kabinetnya, Presiden Jokowi memberikan nama kabinetnya sebagai "kabinet kerja". Saya sempat bertanya, mengapa Jokowi tidak menggunakan kata "berkinerja"? Saya yakin orang-orang di sekitarnya paham perbedaan dua kata itu. Kalau hanya kerja, itu berarti hanya berproses, sedangkan berkinerja itu benar-benar menekankan pada hasil. Kesannya, Jokowi tidak terlalu mementingkan hasil. Karena itu, ia tidak menggunakan kata berkinerja. Bisa jadi, itu pilihan yang diambil Jokowi melihat situasi politik saat ini. Paling tidak, pada pemerintahannya saat ini, ia merasa hanya bisa lebih banyak fokus kepada proses. Ia tidak terlalu menekankan target muluk-muluk, di mana kabinetnya bisa menghasilkan sesuatu yang besar. Baginya, bekerja saja dahulu sudah cukup baik. Menggunakan kata kabinet kerja dan memperhatikan tekanan politik yang akan semakin berat, dia menekankan kepada anggota kabinetnya agar tidak terlalu memusingkan komentar dari luar, terutam...

BERSEPEDA KE KAMPUS

Minggu lalu saya mengikuti training yang diorganisasikan oleh Auckland Transport. Saya mengambil kelas expert karena lebih dimaksudkan untuk improvement dan safety . Di training ini, saya juga mendapat teori menggunakan gear yang benar. Hal penting yang menjadi catatan saya adalah, pertama , Anda akan didenda $50 jika Anda bersepeda, tetapi: - Tidak menggunakan helm; - Salah satu rem bermasalah; atau - Tidak menggunakan lampu ketika bersepeda di malam hari. Kedua , ternyata ada teknik menggunakan helm sepeda yang benar. Saya pikir selama ini menggunakan helm tidak ada tekniknya. Asal dipakai saja. Ketiga , untuk kondisi jalan di Auckland, ternyata kita cukup memainkan gear belakang pada posisi 1 atau 2 ketika menanjak, dan 6 atau 9 (tergantung jumlah gear) kalau menurun. Gear depan cukup diset di posisi 2 (tengah). Jika hanya perlu mengubah posisi gear depan ke posisi 3 atau 1 dalam kondisi ekstrim. Aturan menggunakan aba-aba ketika berbelok ke kiri atau kanan den...