Di masa lalu, mengurus surat tanda nomor kendaraan (STNK) bermotor itu sangat menjengkelkan di Indonesia. Masyarakat harus mengikuti antrean yang panjang walaupun sudah dilayani dengan sistem pelayanan satu atap (SAMSAT). Tetap saja waktu itu calo banyak sekali yang berkeliaran agar kita tidak mengikuti antrean. Kemudian, muncul beberapa inovasi di daerah. Salah satu contohnya adalah masyarakat bisa memperpanjang STNK lintas kabupaten/kota. Artinya, mereka tidak perlu datang ke kabupaten/kota asal untuk perpanjangan tersebut. Sepanjang masih dalam satu provinsi, mereka bisa mendapatkan layanan perpanjangan STNK. Bahkan, beberapa daerah kemudian mengembangkannya menjadi layanan SAMSAT Mobile dan SAMSAT Mall. Kita bisa datang ke Mall atau ke mobil keliling terdekat untuk memperpanjang STNK. Sayangnya, berbagai layanan tadi masih juga meminta bukti asli identitas pemilik (KTP) dan juga bukti pemilikan kendaraan bermotor (BPKB). Ini maksudnya adalah ketika pemilik berpinda...
Tinggi juga, kenaikan tingkat crimenya di NZ. Hati-hati bagi yang liburan. Barang penting dititipkan saja ke teman. Tempo hari ada kawan (sudah lama jadi residen di sini) sedang cuti di Indonesia, dapat khabar rumahnya dibobol. Ya tidak bisa apa-apa. Lihat grafik ini memang merepresentasikan bedanya ketika datang pertama kali di NZ dan ketika belakangan sering membaca berita dan dengar cerita langsung rumah orang diobrak-abrik i sinya. So sad. Source: http://www.newshub.co.nz/nznews/new-zealand-burglary-rate-increases-12-percent-2016083111?ref=newshubFB